3 Keutamaan Puasa Sunnah Arafah Yang Perlu Kamu Ketahui

Kita pasti sudah belajar sejak Sekolah Dasar bila haji itu hukumnya harus yang mampu. Nah, arti mampu ini peluang kerap hanya disetarakan dengan mampu secara keuangan. Tapi, sejak saat ini kita supaya lebih ketahui bila mampu yang ditarik simpulan bukan hanya itu. Penyiapan jasmani dan rohani terhitung dalam barisan syarat mampu untuk pergi haji.

Kamu yang sekarang ini belum memiliki cukup biaya untuk pergi haji tapi memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang baik, tetap harus bersyukur dan optimis. Itu diantaranya kemampuan yang saat ini kamu punya untuk bekal pergi haji.

Tidak berasa ya, bulan haji telah dekat di muka mata. Umat Islam yang tidak pergi ke Tanah Suci untuk melakukan beribadah Haji masih diberi peluang untuk melakukan amal shaleh yakni berbentuk puasa pada awal bulan Dzulhijjah, khususnya pada hari Arafah. Kamu tahu tidak sich, rupanya puasa Arafah ini punyai sangat banyak kelebihan. Apa saja ya?

Meraih Ampunan Allah

Puasa Arafah ini adalah gelaran untuk berlomba-lomba raih maghfirah atau ampunan Allah. seperti yang kerap kita dengar, puasa Arafah dapat meniadakan dosa kita sepanjang 2 tahun, yakni dosa yang sudah lalu dan mendatang. Dari Abu Qatadah, dia berbicara jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Puasa Arafah (9 Zulhijjah) bisa menghapuskan dosa satu tahun lalu dan satu tahun akan tiba. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa satu tahun lalu.” (HR. Muslim).

Menurut beberapa ulama, hadist itu berikan motivasi kita tidak untuk tinggalkan puasa sunnah yang cuman ada satu tahun sekali ini. Fadha’ilul ‘amal itu Allah beri khusus untuk umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Jika dihitung dengan nalar, kemungkinan jejeran angka tidak lagi cukup buat hitung dosa dan kekeliruan kita dalam kurun waktu 2 tahun. Tetapi Allah dengan karakter rahim-Nya memberi ampunan demikian hebat untuk hamba yang berpuasa pada hari Arafah.

Lihat ini Travel Umroh Jakarta

Setara Jihad Fii Sabilillah

Amal shaleh pada sepuluh hari awal Dzulhijjah adalah amalan yang paling disayangi Allah, bahkan juga sama dengan jihad fisabilillah yang membuat seorang mati syahid dan hartanya habis di jalan Allah. MasyaAllah..

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada satu amal saleh yang lebih disayangi oleh Allah melewati amal saleh yang dilaksanakan pada hari-hari ini (yakni 10 hari awal bulan Zulhijjah).

” Beberapa teman dekat menanyakan: “Tidak juga jihad di jalan Allah?” Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Tidak juga jihad di jalan Allah, terkecuali orang yang pergi jihad dengan jiwa dan hartanya tetapi tidak ada yang kembali satu juga.” (HR. Abu Dawud).

Mendapat Pahala Seperti Nabi Isa As

Kemudian keutamaan orang yang melakukan puasa arafah menurut Hujjatul Islam Al Imam Al-Ghazali ialah dia akan memperoleh pahala seperti pahala Nabi Isa As. Seperti hadist Nabi, “Barangsiapa yang berpuasa di hari arafah karena itu Allah akan memberi pahala padanya seperti pahala Nabi Isa”.

Itulah keutamaan mengagumkan dari puasa pada hari arafah. MasyaAllah.. Maka tidak boleh disia-siakan ya karena di hari-hari itu Allah SWT akan menghamparkan rahmat-Nya, hingga barang siapakah yang berdoa dalam soal dunia atau masalah akhirat karena itu Allah akan merestuinya. InsyaAllah.

via : dsw.co.id