3 Penyebab Bayi Susah Makan

3 Penyebab Bayi Susah Makan

Ketika melakukan program pemberian ASI Eksklusif, orang tua sudah harus mempersiapkan dan mengajarkan si buah hati untuk tidak lagi konsumsi ASI. Namun sudah harus mulai dikenalkan dengan makanan selain ASI. Namun hal tersebut tidaklah mudah, si bayi susah makan dan tidak ingin konsumsinya yang membuat panik dan takut.

Hal ini menjadi sangat wajar, karena si kecil butuh asupan gizi dan tidak ingin dia kenapa-kenapa, makanya kalau tidak mau makan menjadi khawatir. Tentunya hal tersebut membuat Anda akan bertanya-tanya. Lantas, bagaimana untuk mengatasi permasalahan tersebut? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Alasan Bayi Tidak Mau Makan

Kejadian ini sering terjadi pada bayi dan anak kecil, karena ada beberapa alasan yang menyebabkan bayi tidak mau untuk makan. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan beberapa alasan yang menjadi penyebabnya, yaitu :

1. Susah Konsumsi Makanan Baru

Ada beberapa bayi yang sulit untuk mencoba konsumsi makanan yang baru atau asing bagi dirinya dan hal ini sering terjadi pada banyak anak kecil. Jika Anda mencoba menyuapinya, pasti akan ditolak dan tidak mudah untuk menelannya. Untuk itu, Anda coba memberikannya secara perlahan dan jangan memaksanya.

Pada proses ini memang membutuhkan waktu yang tidak sedikit, mungkin bisa dengan waktu seminggu atau mungkin butuh berbulan-bulan. Karena makanan tersebut masih terlihat aneh dan asing baginya. Perkenalkan secara perlahan dan berikan secara konsisten agar dapat si kecil dapat mencoba mengkonsumsinya.

2. Kurang Fit atau Sehat

Layaknya orang dewasa, bayi yang kurang fit atau sakit sangat sulit untuk mengkonsumsi dan mengunyah makanan. Dalam tahap ini dapat dikatakan hilangnya nafsu untuk makan. Biasanya ini sering terjadi pada bayi yang sakit tenggorokan, pilek, atau sedang tumbuh gigi. Membuat nafsu makannya berkurang dan tidak ingin makan.

Hal pertama yang harus diperhatikan Anda harus terus mencoba memberikannya makanan, karena hal tersebut perlahan akan membantunya. Jika terus menolak, Anda bisa melakukannya secara perlahan dan jangan memaksa, apalagi memarahinya. Apabila si kecil sudah sehat, mulai berikan makanan yang disukainya dan perlahan tingkatkan porsinya.

3. Tidak Suka Rasa dan Teksturnya

Beberapa faktor yang menyebabkan bayi tidak ingin makan, bisa saja disebabkan oleh rasa dan teksturnya yang tidak disukai. Dalam hal ini Anda harus memperhatikannya secara lebih jelas, ketika bayi menyantap dengan lahap Anda harus mencicipi makanannya terlebih dahulu. Lalu, perhatikan juga teksturnya.

Apabila Anda menyajikan makanan yang tidak sesuai dengan keinginannya, besar kemungkinan si kecil akan menolak untuk konsumsinya. Cara terbaik memang harus memperhatikan rasa dan teksturnya.

Demikianlah pembahasan mengenai balita dan anak susah untuk makan, semoga penjelasan di atas dapat membantu Anda memahaminya.