5 Tahap Persiapan Dana Haji Muda Bersama Pasangan

Banyak kalangan pasangan muda yang bercita-cita dambakan menunaikan ibadah haji bersama pasangan, suatu hari nanti. Hal ini tidak terlepas dari kewajiban sebagai seorang muslim untuk menunaikan ibadah haji, agar banyak yang dambakan menjalankannya bersama orang tercinta.

Tidak heran kalau banyak keluarga muda yang dambakan pergi haji bersama pasangan sebagai keliru satu mimpi mereka, bersama bersama tujuan besar lain seperti menyekolahkan anak ke luar negeri atau pensiun di kampung halaman, dan lain sebagainya. Mungkin anda terhitung keliru satunya?

 

Bila sesungguhnya anda punya niat berangkat menunaikan ibadah haji bersama pasangan, keperluan biayanya pasti akan lebih banyak. Nah, bagaimana cara buat persiapan dana haji bersama pasangan agar cita-cita pergi haji bersama mampu terwujud? Yuk, liat siasat berikut ini!

 

Mau daftar haji sekarang ? kesini saja Onh plus

 

 

1. Tentukan dan Sepakati Target Perolehan Nomor Porsi
Dalam proses persiapan ibadah haji, cara pertama yang perlu adalah kapan anda menargetkan akan pergi berhaji? Pasalnya, antrian keberangkatan haji di Indonesia terbilang amat lama yaitu rata-rata 21 tahun. Jadi, fokus pertama yang harus anda bicarakan bersama pasangan adalah kapan tujuan meraih no porsi keberangkatan haji.

Nomor porsi merupakan no antrian keberangkatan yang baru mampu anda peroleh ketika udah melunasi setoran haji minimal sebesar Rp25 juta per orang. Bicarakan lebih dulu bersama pasangan kapan tujuan kala yang sangat mungkin untuk meraih no porsi. Pergi berdua pasti tidak sama bersama pergi sendirian gara-gara ada pertimbangan lain yang terhitung harus dipikirkan. Misalnya, tentang pengurusan anak-anak kalau kelak akan ditinggal berangkat haji, atau tentang keperluan cuti dari pekerjaan masing-masing.

Maka dari itu, sepakati lebih dulu tujuan kala meraih no porsi berikut agar perencanaan haji mampu lebih nyaman. Sebagai contoh, anda dan pasangan mampu menargetkan untuk mendapat no porsi 5 th. ulang ketika anak-anak kalian udah cukup besar untuk ditinggal didalam kurun kala yang cukup lama.

 

2. Periksa Kemampuan Keuangan Keluarga
Untuk meraih no porsi, di th. ini Bipih mengambil keputusan agar tiap orang harus menyetorkan dana minimal senilai Rp25 juta. Jadi, keperluan dana haji untuk dua orang agar mampu meraih no porsi adalah Rp50 juta. Itu belum terhitung keperluan dana pelunasan jelang jadwal keberangkatan.

Untuk kala anda mampu fokus untuk meraih no porsi lebih dulu. Kira-kira berapa lama kala yang anda butuhkan untuk raih tujuan dana Rp50 juta tersebut? Sebagai ilustrasi, kalau tujuan perolehan no porsi adalah 5 th. lagi, maka dana sebesar itu mampu anda dapatkan bersama menyisihkan duit kurang lebih Rp833.000 per bulan. Setelah sadar nominal duit yang harus disisihkan, cara terpenting ke dua adalah memastikan apakah kondisi keuanganmu mampu mendukungmu untuk mengalokasikan dana sebesar itu rutin setiap bulan selama lima tahun?

Keuangan keluarga muda kebanyakan masih menghadapi banyak tuntutan pengeluaran. Mulai dari cicilan kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) kalau ada, terhitung pengeluaran untuk keperluan pendidikan anak. Pastikan anda terhitung mempertimbangkan pengeluaran pentingmu yang lain sebelum saat memulai pengumpulan dana. Dengan demikian, ikhtiar buat persiapan keperluan dana haji mampu berjalan lancar dan keuangan keluarga senantiasa sehat.

3. Pilih Instrumen dan Strategi Pengumpulan Dana
Apakah menyatukan keperluan dana haji bersama menabung biasa sangat mungkin anda raih tujuan dana yang dibutuhkan? Sebetulnya, tak hanya menabung secara konvensional, anda mampu menimbang pengumpulan dana haji bersama cara investasi di reksa dana. Investasi di reksa dana berpeluang untuk menambahkan imbal hasil di atas inflasi jangka panjang. Dengan begitu, tujuan dana yang dambakan anda wujudkan berpotensi untuk lebih cepat tercapai*.

Tentukan terhitung siasat pengumpulan dana yang tepat. Dengan begitu, dana haji yang anda butuhkan mampu anda kumpulkan setiap bulan.

4. Siapkan Kebutuhan Biaya Lain-Lain
Berangkat menunaikan ibadah haji bersama pasangan sesungguhnya bukan cuma perlu kesiapan dana untuk membayar Bipih, tapi terhitung untuk menutup keperluan lain seputar keberangkatan haji. Mulai dari biaya pengecekan kesehatan, pengurusan paspor, biaya vaksinasi, hingga biaya seputar keperluan keluarga selama anda dan pasangan pergi berhaji.

Kebutuhan keluarga selama anda dan pasangan pergi haji harus diperhitungkan bersama baik gara-gara anda meninggalkan rumah kurang lebih 40 hari untuk haji reguler. Jadi, pastikan segala keperluan hidup sehari-hari untuk belanja dapur, duit sekolah anak, hingga keperluan perawatan kesegaran untuk keluarga selama anda dan pasangan pergi menunaikan ibadah haji di Makkah.

Selain kebutuhan-kebutuhan di atas, gara-gara anda tinggal di Indonesia yang punyai kultur dan adat kebiasaan khusus tentang keberangkatan haji, ada baiknya anda terhitung berkhayal persiapan keperluan biaya tasyakuran haji. Persiapan sedini bisa saja mampu membantumu meringankan bebanmu didalam menyatukan biaya-biaya tersebut.

5. Persiapan Fisik dan Spiritual
Supaya niat mulia anda menunaikan ibadah haji bersama pasangan meraih kelancaran, tak hanya buat persiapan keperluan seputar biaya haji, jangan lupakan persiapan fisik dan spiritualmu. Persiapan fisik mampu anda tempuh bersama rajin berolahraga dan melindungi asupan makanan sehat. Agar membuatmu makin semangat, tak ada salahnya untuk merutinkan olahraga bersama pasangan, terutama kala jadwal keberangkatan haji udah makin dekat.

Adapun persiapan spiritual mampu anda tempuh bersama rajin membaca buku seputar tuntunan ibadah haji, mengikuti kajian taklim dan berdiskusi bersama keluarga atau kerabat yang udah dulu menunaikan ibadah haji ke Makkah.

Dengan lima cara di atas, semoga niat anda menunaikan ibadah haji bersama pasangan mampu tercapai bersama lancar. Ayo, stimulus jadi haji muda bersama pasangan!

About toha