Berikut Ini Beberapa Perusahaan Yang Paling Banyak Menguras Batubara di Indonesia, Simak!

Ini 5 Produsen Batu Bara Terbesar di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara yang diberkahi kekayaan alam yang melimpah, salah satunya adalah batubara. Di Indonesia sendiri, batubara merupakan lading bisnis yang sangat menjanjikan. Seperti yang sudah kita ketahui pula bahwa, ada beberapa tambang batu bara terbesar di Indonesia.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bahkan sudah merilis data jumlah produksi batubara dari kuartal I 2021. Bahkan, ketika Pandemi Covid-19 masih berada di puncaknya, industri batubara seakan tidak terkena dampaknya.

Batubara juga dianggap sebagai emas hitam, di mana tahun 2021 batubara mengalami kenaikan produksi, baik itu dari pasar domestik mau pun ekspor.

Sebagaimana yang dilansir dari Kontan, pada akhir pekan lalu, harga batubara ICE Newcastle kontrak uli 2021 tembus mencapai 131 dollar AS per ton. Bahkan angka tersebut terus-menerus naik hingga 63,75 persen jika dibandingkan dengan jumlah akhir tahun lalu.

Jika dipikir-pikir harga tersebut adalah harga tertinggi dari batubara yang terhitung sejak Januari 2011 silam. Pencapaian yang positif tersebut diperkirakan akan terus berlanjut hingga pada akhir tahun 2021.

Pada posisi tertinggi dari industri batubara, dipegang oleh perusahaan tambang batubara milik Grup Bakrie, PT Kaltim Prima Coal (KPC). Yang lebih apiknya bahkan keluarga Bakrie uga menguasai saham batubara di beberapa perusahaan, seperti PT Arutmi Indonesia.

Kedua perusahaan tersebut yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin, mendapatkan hasil batubara dari Pulau Kaliamantan. Di posisi kedua sebagai perusahaan tambang batubara terbesar yaitu PT Adaro Indonesia yang bsebagian besar sahamnya terafiliasi dengan Garibaldi Thohir, yang merupakan kakak dari Erick Thoit yang kini menadi Menteri BUMN.

Nah berikut ini 10 daftar perusahaan batbara dengan jumlah produksi terbesar sepanang masa kuartal I 2021

  1. PT Kaltm Prima Coal
  2. PT Adaro Indonesia
  3. PT Kideco Jaya Agung
  4. PT Borneo Indobara
  5. PT Berau Coal
  6. PT Bara Tabang
  7. PT Arutmin Indonesia
  8. PT Bukit Asam
  9. PT Multi Harapan Utama
  10. PT Ganda Alam Makmur

 

Harga Batubara

Dari riset yang telah dipublikasikan oleh, Analis Ciptadana Sekuritas Thomas Radityo menyebutkan bawa kenaikan harga batubara hanya bersifat sementara dan harga batubara bisa saja mulai turun segera setelah kuartal II-2021 berakhir.

Hal tersebut dapat disebabkan karena beberapa aktor, seperti negara Cina yang hanya fokus kepada peningkatan hasil produksi batubara pasca-pandemi, bahkan rencana pencabutan larangan impor batubara di Australia, peningkatan kapasitas angkutan alan kereta api batubara hingga perbaikan kondisi logistik seiring dengan cuaca yang terus berangsur normal.

Selain itu Thomas juga memprediksi bawa, China akan meningkatkan produksi hingga 63 juta ton tambahan produksi batubara termal di tahun ini, hal tersebut mengakibatkan total pasokan di negara China meningkat menadi 3,21 miliar ton.

Tetapi karena terdapat permintaan yang terus saja meningkat serta gangguan pasokan China yang bahkan baru-baru ini teradi, Thomas juga memprediksi akan impor batubara China yang akan turun sebesar 2,4 persen menadi 200 juta ton pada tahun ini, di mana angka tersebut merupakan angka yang cukup kecil.

Itulah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan seputar beberapa perusahaan batubara yang paling banyak menguras batubara di Indonesia. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan, terimakasih.

About sartika