7 Herbal Alami Anti Kanker Ampuh

Herbal Alami Anti Kanker

Ada begitu banyak klaim tentang herbal alami anti kanker. Sebagian informasi itu tidak lebih dari rumor dan belum sepenuhnya terbukti secara ilmiah. Tetapi 7 tanaman herbal berikut telah teruji klinis memiliki khasiat anti kanker. Mengutip dari deherba.com, berikut 7 jenis herbal tersebut.

Jenis Herbal Alami Anti Kanker

Ada ratusan bahkan ribuan herbal di alam yang diyakini kaya akan khasiat. Banyak di antaranya diyakini memiliki efek anti kanker. Sudah tentu belum sepenuhnya semua asumsi ini benar. Namun 7 jenis herbal berikut, telah teruji klinis berkhasiat sebagai herbal alami anti kanker. Berikut 7 herbal tersebut.

Noni

Noni dalam bahasa lokal disebut mengkudu atau Morinda citrifolia dalam bahasa ilmiah. Buah dengan aroma khas yang banyak kurang disukai ini rupanya dapat dikategorikan sebagai herbal alami anti kanker. Dalam Anticancer Activity of Morinda citrifolia (Noni) Fruit: A Review  tahun 2012 telah ditegaskan bagaimana noni terbukti memiliki efek anti kanker.

Noni terbukti berkhasiat meningkatkan kekebalan tubuh, sebagai anti inflamasi, agen regenerasi sel dan efektif menyerang sel kanker hingga membuat sel melemah dan tidak lagi efektif dalam melakukan pertumbuhan dan mitosis sel (pembelahan diri).

Daun sirsak

Daun dari tanaman yang disebut pula sebagai Annona muricata terbukti secara klinis memiliki efek anti kanker yang kuat. Ini karena elemen acetogenik dalam daun sirsak yang terbukti bekerja sebagai anti kanker.

Pembahasan seputar manfaat daun sirsak sebagai herbal alami anti kanker telah dilakukan berulang kali. Di antaranya pada Malaysia Journal of Medical Sciences tahun 2018. Daun sirsak mendorong efek basa dalam tubuh yang efektif membentuk iklim tubuh yang tidak nyaman untuk pertumbuhan kanker.

Sarang Semut

Sarang semut merupakan herbal alami anti kanker asli Papua. Dikenal dengan nama latin Myrmecodia pendans. Tanaman ini dikenal memiliki efek anti kanker yang efektif. Meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus melemahkan ketahanan sel kanker. Mendorong proses apoptosis dan sebagai anti angiogenesis. Hingga sel kanker tidak mendapatkan suplai asupan yang memadai dan mendorongnya untuk mati.

Flavonoid yang kaya dan beragam dalam herbal ini menjadi salah satu alasan utama bagaimana sarang semut baik sebagai anti kanker. Manfaat sarang semut untuk kanker sendiri telah diulas mendalam pada Journal of Cancer Research & Therapy tahun 2014.

Tapak dara

Tanaman yang lazim pula dijadikan tanaman hias ini rupanya juga memiliki efek anti kanker. Kunci anti kanker pada tapak dara terletak pada 120 jenis alkaloid yang tersimpan di dalamnya. Alkaloid akan membantu membentuk kondisi basa dalam tubuh yang kurang disukai kanker. Juga efektif meningkatkan kekebalan tubuh dan melemahkan sel kanker.

Dalam riset yang diungkap pada Oncology & Cancer Case Reports tahun 2020, dikatakan bahwa pemanfaatan herbal bernama latin Catharanthus roseus ini merupakan harapan baru bagi penderita kanker.

Teh Hijau

Teh hijau dipahami sebagai jenis teh dengan kualitas terbaik dan kandungan catechin terbaik. Catechin sendiri merupakan salah satu senyawa anti kanker sebagaimana diungkap dalam Journal of The Enzymes tahun 2014.

Pada Journal of Functional Foods tahun 2020, dijelaskan bahwa mengonsumsi teh hijau dengan rutin efektif mencegah kanker. Dan pengidap kanker yang rutin mengonsumsi teh hijau juga akan mendapatkan manfaat dalam membantu memperlambat pertumbuhan kanker

Kubis kubisan

Sayuran yang cukup digemari di Indonesia seperti brokoli, kembang kol, kubis, pakcoy, sawi-sawian hingga kale ternyata merupakan sayuran yang kaya akan unsur anti kanker. Kandungan elemen sulforaphane memiliki efek sulfur yang sangat baik untuk menyerang kanker.

Unsur isothiocyanate di dalamnya juga baik untuk melemahkan sel kanker dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Sebagaimana telah dijelaskan dalam Pharmacological research : the official journal of the Italian Pharmacological Society tahun 2007.

Lobak

Tidak banyak yang paham bahwa lobak atau Raphanus sativus juga bersifat anti kanker. Lebih dikenal sebagai sayuran yang populer di Asia, lobak rupanya mengandung olomoucine yang telah teruji klinis memiliki efek sitotoksin terhadap sel kanker.

Senyawa olomoucine sendiri secara ilmiah telah digunakan dalam terapi medis sejumlah jenis kanker.Sebagaimana diungkap lebih mendalam pada  Oxidative Stress and Neurodegenerative Disorders tahun 2007. Menjadikan lobak sebagai salah satu herbal alami anti kanker.

About Drajad