Atlet yang Memakai Doping dalam Olimpiade Beijing

M11NEWS.com – Kejadian mengejutkan datang dari Olimpiade Musim Dingin 2022 yang sedang berlangsung di Beijing. Seorang atlet cabang seluncur indah yang berasal dari Rusia, Kamila Valieva, dinyatakan gagal melewati uji drugs dan zat terlarang dalam sebuah kejuaraan nasional yang telah diikuti dirinya di St. Petersburg akhir Desember lalu.

 

Peseluncur yang sedang bertanding dalam Olimpiade Beijing ini baru saja memenangkan medali emas dalam nomor seluncur indah beregu pada hari Senin lalu. Namun dirinya dinyatakan gagal dalam pengujian drugs pada hari Jumat.

 

Valieva yang menyabet gelar nomor tunggal putri telah tiba di Beijing sejak 1 Februari 2022 untuk membela negaranya. Ini adalah saat perdananya tampil bersama dengan kontingen Komite Olimpiade Rusia (ROC).

 

Meskipun tampil tanpa memakai bendera resmi dan lagu kebangsaan negaranya, Rusia berhasil memenangkan medali emas pada 7 Februari lalu, dalam nomor seluncur indah beregu putri, di mana Valieva menjadi salah satu atlet dalam regu tersebut.

 

Satu hari berikutnya, hasil dari uji drugs atlet wanita muda yang baru berusia 15 tahun itu pun keluar. Hasil ini dikeluarkan secara resmi oleh Badan Anti Doping Dunia (WADA) di Stockholm, Swedia, yang kemudian mereka lapokan kepada Badan Anti Doping Rusia (RUSADA).

  

Akibat dari laporan yang buruk dan tidak mengenakkan ini, panitia Olimpiade Beijing pun memutuskan untuk menangguhkan upacara penyerahan medali emas kepada tim seluncur indah beregu putri dari Rusia, hingga waktu yang masih belum dapat ditentukan.

Sebagai upaya protes dan banding atas hasil tersebut, Valieva dikabarkan menentang penangguhan dirinya sementara di hadapan para Komite Disiplin RUSADA. Komite tersebut akhirnya mencabut penangguhan dirinya, tapi belum mengungkapkan alasan mereka.

 

Pun demikian, pada hari Jumat kemarin, Badan Pengujian International (ITA) kembali mengumumkan konfirmasi bahwa Valieva telah gagal dalam tes atas pemakaian zat terlarang sebelum pertandingan dimulai.

 

Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Persatuan Seluncur Nasional (ISU) mengemukakan bahwa mereka akan meminta Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk membatalkan keputusan Rusia atas pencabutan larangan tersebut.

 

Namuk ROC berkilah dan mengatakan bahwa tes Valieva sudah negatif sebelum dan setelah 25 Desember, dan pihaknya telah mengambil langkah-langkah yang komprehensif untuk dapat meyakinkan dunia bahwa medali emas yang dimenangkan oleh Valieva dilakukan dengan cara yang jujur, tanpa ada zat terlarang yang digunakan.

 

 

Simak berita-berita menarik lainnya hanya di website olahhraga terbaru: m11news.com

About zukiungu

Check Also

tenda membrane

7 Argumen Kenapa Harus Menunjuk Canopy Membrane

Canopy Membran atau tenda Membrane merupakan tenda dengan arsitektur dan desain kekinian berbahan canopy nya …