Cara budidaya tanaman hias bunga anthurium

Cara Menanam Tanaman Anthurium – Esai, Terminologi, Pupuk dan Ciri-Cirinya – Anthurium termasuk dalam famili talas. Nama Anthurium berasal dari kata Yunani yang berarti ekor. Ini karena bunganya berbentuk seperti ekor, mencuat dari tengah kelopaknya yang berwarna cerah. Oleh karena itu di negara-negara Eropa tumbuhan ini disebut juga pigtail atau tail plant yang artinya bunga ekor.

 

Jenis Anthurium

Daya tarik daun anthurium sebagai tanaman hias tentu terletak pada bentuk daunnya yang indah, beragam dan ukurannya yang besar. Daunnya lebar dan hijaunya lebat. Urat pada daun sangat jelas.

 

Daun anthurium membentuk roset atau lingkaran padat. Bentuk daun anthurium sangat indah, dan yang besar terlihat spektakuler. Memberi kesan keagungan dan keagungan atau martabat seorang empu. Beberapa jenis anthurium antara lain:

 

Jamani

Anthurium Jenmanii hadir dalam beberapa jenis, yaitu:

 

Jamani Jepang

kobra jamani

Keriting Jenmanii

Jamani Savi

Djanmanikin

Jenmani Lemon

Jammanihe

Jamani Bowl

Jamani Ziyi

pelacur

Ada beberapa jenis Anthurium Hookery, yaitu:

 

rumah bordil Garuda

pelacur hitam cantik

Silvet hitam hooky

anggur merah burgundy

Pelacur Keris Hitam

Grup Undian Hookery

merah pelacur

Pelacur menghilang merah

pelacur hijau

pelacur hitam

gelombang cinta

Ada juga banyak jenis Anthurium Aibo, yaitu:

 

Jager Aibo

gelombang cinta tanduk matador

Christie Aibo

Cinta Raffles

gelombang cinta super

gelombang cinta beraneka ragam

 

Cara Menanam Tanaman Anthurium

Karena tergolong tanaman indoor, anthurium umumnya ditanam di dalam pot, sehingga bisa diletakkan di atas atau di dalam rumah. Karena ditanam di dalam pot, yang harus dilakukan hanyalah menyiapkan pot dan media tanamnya.

 

siapkan panci

Saat ini penjual tanaman hias menawarkan pot dalam berbagai bahan, bentuk dan ukuran, antara lain yang terbuat dari semen, gerapah, keramik, plastik dan kayu. Mereka datang dalam berbagai bentuk, dari mulut sempit, mulut lebar, mulut dangkal hingga mulut dalam. Ada ukuran yang lebih kecil seperti vas, karena sangat besar sehingga membutuhkan beberapa orang untuk mengangkutnya.

 

Siapkan media tanam

Untuk tanaman hias khususnya anthurium, penggunaan media tanam tidak boleh sembarangan. Sebagai tanaman epitaksi, anthurium membutuhkan media tumbuh yang sesuai untuk mencari nutrisi. Karena sifat akarnya yang semu (mengandung banyak air). Akar anthurium akan selalu menembus media tanam yang keropos dan lembab. Dengan cara ini, akar akan lebih banyak menyerap air di media tanam.

 

Ada dua jenis media tanam anthurium yang digunakan oleh para pecinta tanaman hias, yang pertama dari pakis cincang. Media tanam kedua yang biasa digunakan untuk anthurium adalah membuang akar bambu yang busuk.

 

Cara Menanam

Jika bibit, media tanam, dan pot sudah siap semua, anthurium bisa langsung ditanam. Langkah pertama dalam menanam tanaman dalam pot adalah membuat saluran air di bagian bawah pot agar kelebihan air dapat mengalir. Tempatkan styrofoam, arang, atau potongan ubin di dasar pot, lalu isi pot sekitar setengah dengan media tanam. Selanjutnya, letakkan benih di tengah pot dan isi dengan media tanam hingga ke mulut pot. Terakhir bilas dengan air bersih sampai air keluar dari lubang pot, lalu letakkan pot di tempat yang sejuk.

 

Perawatan Anthurium

penempatan tanaman

Penempatan anthurium akan menentukan pertumbuhan dan bentuk tanaman. Terlalu banyak sinar matahari dapat membakar daun anthurium dan menghambat pertumbuhannya. Sebaliknya, tempat dengan sinar matahari rendah akan membuat daun anthurium tampak pucat. Menurut habitat aslinya di bawah kanopi hutan tropis,

 

Anthurium tidak toleran terhadap paparan sinar matahari yang terlalu panas. Intensitas sinar matahari yang ideal untuk pertumbuhan anthurium adalah 40% dari sinar matahari normal dan maksimal 50% atau setengahnya. Untuk melakukan ini, pasang payung di atas anthurium untuk menyaring sinar matahari yang akan menerpanya. Karena ukuran anthurium yang besar, sebaiknya juga ditempatkan pada posisi yang luas agar tidak mengganggu pertumbuhan tajuk dan daun.

 

taburkan air

Penyiraman lebih sering daripada tanaman hias biasa adalah salah satu kuncinya. Siram setidaknya sekali sehari, atau dua kali sehari, bahkan jika cuaca panas menyebabkan banyak penguapan. Setiap kali Anda menyiram, pastikan kelebihan air keluar dari lubang-lubang di dasar pot untuk menghindari genangan air di media tanam.

 

Penyiraman dilakukan dengan cara menyejajarkan ujung selang atau lubang gambut dengan permukaan media, diusahakan agar air tidak mengalir terlalu deras agar media tanam tidak tergerus. Penyiraman sesekali dilakukan dengan mengarahkan daun untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel. Dengan begitu, daun anthurium selalu terlihat segar dan bersih.

 

Menyuburkan

Pemupukan adalah bagian penting dari perawatan tanaman. Melalui pemupukan, kebutuhan nutrisi tanaman dapat terpenuhi, sehingga tanaman tumbuh sehat, subur, dan daunnya indah. Pemupukan anthurium harus memperhatikan dosis. Jika kurang maka tidak akan terlihat efeknya, sebaliknya jika terlalu banyak bisa berakibat fatal. Dosis pupuk dapat bervariasi dari satu tanaman ke tanaman lainnya. Oleh karena itu, prinsip dosis rendah tetapi sering lebih disukai daripada dosis tinggi tetapi jarang. Untuk pupuk akar, gunakan NPK 3:2:1 dengan takaran setengah sendok makan, dilarutkan dalam 10 liter air dan dituangkan ke dalam media tanam seminggu sekali.

 

penyerbukan

Sebagai tanaman hias tunggal, penyerbukan anthurium dapat dilakukan dengan mudah. Hal ini karena bunga (tongkol) memiliki dua jenis kelamin (jantan dan betina). Bunga jantan ditandai dengan berbunga serbuk sari kelopak, yang digunakan untuk menyerbuki bunga betina. Bunga betina dewasa ditandai dengan keluarnya lendir atau cairan dari bunga betina. Cairan bening dan kental ini diduga merupakan alat kelamin wanita.

 

Di Anthurium, hasil penyerbukan dapat diketahui tiga bulan setelah penyerbukan. Pada masa sebelum ini, bunga (tongkol) akan terlihat kering. Namun jangan khawatir, pada umur 4 bulan setelah penyerbukan, akan muncul bintik-bintik kecil pada tongkolnya, menandakan penyerbukan berhasil.

 

Bintik-bintik kecil (biasanya hijau) berubah menjadi buah dan kemudian matang. Saat matang, benih dikeluarkan dan disemai. Pada beberapa jenis anthurium, buah membutuhkan waktu lebih dari 1 tahun untuk matang dari penyerbukan hingga persiapan untuk dipetik. Namun buah anthurium memiliki kematangan rata-rata 8-10 bulan dan hanya bisa dipetik. Karena buah yang diserbuki pada bulan kesepuluh sudah mulai matang, maka siap untuk disemai.

kunjungi juga www.marylandlawnandgarden.com

About zukiungu

Check Also

Contoh Daftar Riwayat Hidup Doc Word

Contoh Daftar Riwayat Hidup Doc Word – Eits Jangan bernapas secara legah Setelah selesai unduh …