Rasakan Kehidupan dan Budaya Tradisional Bali di Desa Wisata Tenganan

Berapa kali Anda pernah mengunjungi Bali? Bukan rahasia lagi bahwa meskipun Anda datang ke Bali berulang kali, pulau ini selalu memiliki sesuatu untuk ditawarkan. Ada begitu banyak destinasi menarik yang bisa Anda jelajahi, mulai dari pantai yang indah hingga pura yang dikeramatkan.

Pada kunjungan Anda berikutnya ke Bali, bagaimana jika Anda meluangkan waktu untuk merasakan kehidupan dan budaya tradisional Bali? Kamu bisa datang ke Desa Wisata Tenganan di Karangasem! Ini adalah Desa Bali Aga, serta salah satu desa tertua di Bali.

Bali Aga adalah suku tertua yang tinggal di Bali, dan keaslian budaya Bali Aga masih dilestarikan oleh masyarakat lokal di Desa Tenganan. Bukankah itu menarik?

Karena desa ini juga telah ditetapkan sebagai desa wisata, masyarakat di sana akan dengan senang hati menyambut dan membimbing Anda.

Panduan Pamungkas untuk Menemukan Keunikan Desa Tenganan

Penasaran ingin tahu lebih jauh tentang Desa Wisata Tenganan Bali? Simak terus ya sobat! Anda akan menemukan informasi penting tentang cara menuju ke sana, hal yang harus dilakukan dan dilihat, serta akomodasi terbaik untuk tinggal di dekat desa.

Bagaimana menuju ke sana?

Desa Tenganan terletak di Kabupaten Karangasem, bagian timur Bali. Setelah Anda mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan mobil selama sekitar 2 jam.

Untuk mempermudah dan kenyamanan perjalanan kamu, kamu cukup mencari rental mobil bali. Ada berbagai pilihan mobil yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda, cek di balibijacarrental.com

Hal yang Dapat Dilakukan dan Dilihat di Desa Tenganan

Sekarang setelah Anda tiba, mari kita periksa apa yang dapat Anda lakukan dan lihat di sekitar desa!

  1. Saksikan Perang Pandan / Mekare-Kare Ritual

Perang Pandan (atau Mekare-Kare dalam bahasa lokal) adalah ritual yang diadakan untuk menghormati Dewa Indra, dewa perang. Pertarungan satu lawan satu ini harus diikuti oleh semua pria dewasa di desa, dan setiap pasangan harus bertarung dalam satu ronde selama sekitar 3 menit.

Seperti namanya, para pria bertarung menggunakan daun pandan berduri sebagai senjata dan tameng rotan. Mereka juga harus memakai pakaian adat yang terdiri dari sarung dan selendang.

Jika ingin menyaksikan ritual ini, datanglah ke Desa Tenganan pada bulan Juni, karena tradisi ini hanya diadakan setahun sekali. Mekare-Kare biasanya dimulai pukul 2 siang.

Saat itu, seluruh masyarakat Desa Tenganan serta banyak wisatawan akan berkumpul di sebuah tempat bernama Bale Petemu Tengah untuk menyaksikan pertarungan tersebut.

  1. Saksikan Pertunjukan Tari Tradisional

Pada beberapa kesempatan, Anda juga dapat menyaksikan pertunjukan tari tradisional Bali yang dibawakan oleh perempuan dan gadis lokal Desa Tenganan.

Salah satu tarian tradisional yang berasal dari Desa Tenganan disebut Mabuang Mulan Daha. Tarian ini biasanya dibawakan sebagai bagian dari upacara Ngusaba Sambah untuk menghormati dewa.

  1. Dapatkan Kualitas Kain Tenun Gringsing Terbaik

Hal unik lainnya yang bisa Anda temukan di desa ini adalah Gringsing, kain tenun tradisional. Istimewanya karena untuk membuat kain ini menggunakan teknik double knot. Tahukah sobat sobat sekalian?

Di Indonesia, teknik ini hanya digunakan oleh para penenun di Desa Tenganan! Untuk pewarnaannya juga hanya menggunakan bahan-bahan alami.

Untuk membuat selembar kain Gringsing membutuhkan waktu yang cukup lama. Bahkan terkadang membutuhkan waktu lebih dari satu tahun. Anda dapat menghargai kerja keras para penenun dengan membeli produk akhir. Taruhan Anda akan menyukai kualitas kain ini!

  1. Melihat Rumah Adat Desa Tenganan

Bangunan-bangunan yang akan Anda lihat di Desa Tenganan, seperti rumah, balai pertemuan, dan candi merupakan peninggalan lain yang masih terpelihara dengan baik dari zaman dahulu.

Mereka semua built-in ukuran yang relatif sama. Bahan untuk membangun bangunan ini adalah bata merah, batu tanah, dan tanah, sedangkan atapnya terbuat dari daun ilalang.

  1. Mengenal Kehidupan Sehari-hari Masyarakat Lokal

Selama kunjungan Anda ke Desa Tenganan, jangan hanya berkeliling desa untuk mengambil banyak gambar. Raih kesempatan untuk mengenal lebih jauh tentang budaya tradisional Bali, sobat tiket!

Luangkan waktu untuk juga mengamati kehidupan sehari-hari orang-orang di sana dan mengobrol dengan mereka. Dengan melakukan ini, Anda mungkin mendapatkan wawasan baru tentang budaya dan cara hidup tradisional mereka.

About jago