Rebutan Terpal, Dua Ibu Adu Mulut

Dua ibu korban gempa di Dusun Senaru, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, sempat adu mulut gara-gara memperebutkan satu terpal sumbangan untuk tenda darurat di depan rumahnya. Seorang warga Desa Senaru, Nur Saad menyatakan dua ibu itu adu mulut ketika mendapatkan satu terpal di sela-sela sumbangan baju bekas dan sembako.

Mereka beradu mulut lumayan lama. “Ini milik saya buat tenda, ibu yang satu ulang keras juga. Lama mereka adu mulutnya. Dirinya sempat malu juga. Kedua ibu itu adu mulut di depan penyumbang sampai kelanjutannya berdamai.

 

“Ibu yang tidak menerima selamanya tidak menerima gagal dapat terpal,” katanya.

Warga yang terdampak gempa di Pulau Lombok kesulitan meraih terpal untuk memicu tenda darurat. nilaiĀ  jual terpal melambung sampai Rp 1 juta dari umumnya Rp 450 ribu per lembar.

“Kita sudah cari-cari dimana, sampai ke Pasar Cakranegara Mataram sejak gempa besar terhadap 5 Agustus 2018, sampai saat ini tidak dapat juga,” kata Nur Saad yang namanya terkenal di kalangan pendaki Gunung Rinjani.

Warga membutuhkan terpal berukuran 6 x 7 meter untuk membangun tenda yang dapat menampung sampai delapan orang. Bantuan tenda dari pemerintah tetap terbatas.

 

“Bantuan dari pemerintah untuk terpal belum ada juga, menjadi kita mesti mencari. Tapi susah sekali dan harganya melambung,” katanya.

Sebagian warga pakai sisa terpal dari kegiatan pertanian atau kandang hewan ternak yang sudah rusak untuk memicu tenda yang diinginkan dapat melindungi mereka dari dingin kabut malam. Bukan terpal saja, harga jeriken untuk air termasuk melonjak tinggi dari pada awalnya Rp 35 ribu menjadi Rp 55 ribu per unit.

 

“Itu pun menjadi barang langka juga,” kata Nur Saad.

Aminah, warga Dusun Koko Putek yang belum termasuk meraih dukungan terpal dari pemerintah kala pakai terpal bekas untuk tenda. “Sudah bolong, selamanya saya pakai dibandingkan kedinginan malam hari. Rumah sudah ambruk,” katanya.

About toha

Check Also

Perjalan Cokelat Dari Masa ke Masa

Perjalan Cokelat Dari Masa ke Masa di Dunia  Sejarah Cokelat di Bermacam Negeri Belahan Dunia– …