Ternyata Makan Vitamin D Dosis Tinggi Mengurangi Resiko Komplikasi Kehamilan

Selama ini makan vitamin dosis tinggi selama kehamilan sangat beresiko terhadap kehamilan. Kebanyakan kelompok pengamat kesehatan tidak menganjurkan pemberian vitamin D melebihi 2.000 IU setiap hari. Setiap dokter akan cemas bila memberikan vitamin D dosis 4.000 IU, karena mereka percaya pemberian dosis tinggi dapat menimbulkan defek pada kelahiran. Padahal pemberian vitamin D 4.000 IU bahkan sampai diatas 1.000 IU tidak terbukti toksik!

Carol L. Wagner dkk dari Medical University of South Carolina, telah melakukan penelitian mengenai pemberian vitamin D dosis tinggi dalam kehamilan.

Kebanyakan suplemen vitamin D prenatal berkisar 400 IU dan direkomendasikan tidak melebihi 2.000 IU perhari. Dalam penelitiannya mereka membagi beberapa kelompok wanita hamil dan diberikan vitamin D dosis 400IU, 2.000 IU dan 4.000 IU selama tiga sampai empat bulan kehamilannya. Hasilnya mengejutkan, ternyata wanita hamil yang diberi vitamin D dosis tinggi lebih sedikit yang mengalami defisiensi dan insufisiensi vitamin D dalam darah bayinya dan mempunyai angka komplikasi kehamilan (diabetes dalam kehamilan, preeklampsia dan kelahiran prematur) paling rendah.

Bayi-bayi baru lahir yang memiliki kadar vitamin D yang sangat rendah memiliki resiko tinggi untuk mengalami perlunakan tulang yang dikenal dengan Rickets.

Berdasarkan fakta ini, tidak beralasan untuk takut makan vitamin D dosis tinggi selama kehamilan.

Dipihak lain Ruth Lawrence, MD professor pediatric dari University of Rochester mengatakan bahwa bayi-bayi yang menyusui secara eksklusif dari ibu yang mempunyai kadar vitamin D rendah dan tidak makan suplemen vitamin D selama kehamilannya akan mengalami defiensi vitamin D. Dan dia juga menyatakan bahwa rekomendasi pemberian vitamin D dosis 4.000 IU selama kehamilan tidak bermasalah serta belum ada bukti menimbulkan efek bagi kehamilan.

Terus apakah vitamin D dari makanan saja sudah cukup? Ternyata tidak!

Susu yang difortifikasi dan minyak ikan adalah makanan sumber vitamin D, tetapi hanya sebagian kecil wanita hamil yang mendapat vitamin D dari makanan sehingga diperlukan pemberian suplemen vitamin D selama kehamilan. Meskipun demikian sebagian besar vitamin D tubuh bersumber dari sinar matahari. Jadi sebenarnya sumber vitamin D itu sangat murah.

Jadi berdasarkan penelitian mereka direkomendasikan pemberian vitamin D 4.000 IU pada wanita hamil selama trimester dua dan tiga karena terbukti tidak membahayakan. Selain itu juga wanita hamil tersebut mempunyai resiko komplikasi kehamilan sangat rendah.

About Drajad